KEHIDUPAN POLITIK MESIR
MAKALAH
Untuk memenuhi tugas sejarah semester genap tahun
pelajaran 2012/2013
ANDI HENDRA
X.C
SMAN 2 SENGKANG
TAHUN 2013
TAHUN 2013
Daftar isi
Kata pengantar ………………………………………………………………………………………………………….….1
Daftar isi………………………………………………………………………………………………………………………..
BAB I Pendahuluan
A.
Latar Belakang…………………………………………………………………………………………
1
B.
Rumusan
Masalah……………………………………………………………………………………. 1
C.
Tujuan
Penulisan…………………………………………………………………………….……….. 1
BAB II Pembahasan
A.
Peradaban
Mesir………………………………………………………………………………….….. 2
1.
Mesir…………………………………………………………………………………………....
2
2.
Agama…………………………………………………………………………………………..
2
3.
Pendidikan……………………………………………………………………………………
3
4.
Sejarah………………………………………………………………………………………….
3
5.
Hasil kebudayaan………………………………………………………….……………….
4
B.
Kehidupan Politik
Mesir…………………………………………………………………………… 6
1.
Politik mesir……………………………………………………………………………….….
6
2.
Krisis politik mesir………………………………………………………………………...
7
C.
Kekacauan politik
mesir…………………………………………………………………………… 9
BAB III Penutup
A.
Kesimpulan…………………………………………………………………………………,…………
13
Makalah
sederhana kehidupan politik mesir
Kata
pengantar
بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØْÙ…َÙ†ِ
الرَّØِيمِ
Puji syukur kita panjatkan kepada
Allah SWT yang mana telah diberikan anugerah kepada kita semua termasuk
kelompok kami ini yang telah bisa menyelesaikan makalah ynag berjudul”kehidupan
politik mesir”.
Makalah
yang berisi tentang kehidupan politik mesir yaitu sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya
terletak di Afrika bagian
timur laut. . Setelah ini kami akan menjelaskan judul yang diatas
secara jelas.
Oleh karena itu, kritik dan saran dari teman-teman sangat kami perlukan supaya
kami dapat mengubahnya dan dapat pula sebagai suatu ajaran sehingga dapat
membuat makalah dengan tepat dan benar. Akhir kata, kami sampaikan terima
kasih. Dan apabila ada kesalahan saya mohon maaf. Semoga apa yang kita buat ini
akan diridhai oleh Allah.
Terima
kasih dari penulis atas bantuan dari bapak guru pak Syahbar dan teman-teman
saya atas bantuan dan masukan yang di berikan oleh saya sehinngga penulis
sempat menyelesaikan makalah yang berisi tentang kehidupan politik mesir.
Sengkang, 20 mei 2013
penulis
Kehidupan
politik mesir
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sekarang
generasi penerus kita banyak sekali yang tidak mengenal kehidupan politik
Negara-negara yang ada di dunia. Padahal itu sangat penting bagi kita terutama
sebagai ilmu pengetahuan. Tanpa kita mengenal sejarah kita akan kacau-balau
karena disitu adalah sumber ilmu kebudayaan yang berguna dan patut dipelajari.
Oleh demikian, kami bertujuan membuat makalah ini untuk menjelaskan salah satu
system kehidupan politik mesir.
B. Rumusan Masalah
Adapun
rumusan yang dapat kita permasalahkan antara lain :
a. bagaimana keadaan kehidupan politik mesir?
b. proses demokrasi yang di lakukan di mesir?
c. krisis politik yang terjadi di mesir?
d. cara
mengatasi krisis yang terjadi di mesir?
e. apa
system pemerintahan mesir?
C. Tujuan
Tujuan dari menyusun makalah ini:
a.
Mengetahui tentang
kebudayaan-kebudayaan kuno mesir.
b.
Mengetahui
seluk-beluk kehidupan politik mesir.
c.
Mengetahui system
pemerintahan mesir.
d.
Dan juga mengetahui
keadaan politik mesir.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Peradaban mesir
a.
Mesir
Republik
Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab: مصر, Maṣr)
adalah sebuah negara yang
sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Mesir juga digolongkan negara maju di
Afrika.
Mesir juga
merupakan Negara pertama di dunia yang mengakui Kedaulatan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Dengan luas
wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar
wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di
utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.
Mayoritas
penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan
bagian dari gurun Sahara yang jarang
dihuni.Mayoritas penduduk negara Mesir adalah Islam.
Mesir
terkenal dengan peradaban kuno dan
beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira
artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini,
Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah
Arab dan Timur Tengah.
b. Agama
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara
tak resmi, adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu
berbagai kegiatan. Kairo juga
dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas
Al-Azhar,
yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama.
90% dari
penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 78% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik).
c.
Pendidikan
Secara historis, modernisasi pendidikan di
Mesir berawal dari pengenalan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Napoleon
Bonaparte pada saat penaklukan Mesir. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang dicapai Napoleon
Bonaparte yang berkebangsaan Perancis ini,
memberikan inspirasi yang kuat bagi para pembaharu Mesir untuk melakukan
modernisasi pendidikan di Mesir yang dianggapnya stagnan. Di antara tokoh-tokoh
tersebut Jamaluddin
al-Afghani, Muhammad Abduh, dan Muhammad Ali Pasha. Dua yang terakhir, secara
historis, kiprahnya paling menonjol jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang
lain.
Sistem Pendidikan di negara Mesir meliputi:
- Sekolah Dasar (Ibtida’i).
- Sekolah Menengah Pertama (I’dadi).
- Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyah ‘Ammah).
- Pendidikan Tinggi:
d. Sejarah
Bizantium
mampu membangun kontrol di negara itu setelah
invasi singkat Persia pada awal abad ke-7, sampai 639-42,
ketika Mesir diinvasi dan ditaklukkan oleh
Khalifah
oleh Muslim Arab. Ketika
mereka mengalahkan tentara Bizantium di Mesir, orang Arab membawa Islam Sunni kesana. Pada awal periode, orang Mesir mulai membaurkan
iman mereka kepercayaan adat dan
praktik, yang menyebabkan berbagai tarekat Sufi berkembang sampai hari ini.[1] Ritus-ritus ini selamat dari Gereja Ortodoks
Koptik Alexandria.[2]
Penguasa
Muslim ditunjuk kekhalifahan Islam untuk tetap
in menguasai Mesir selama enam abad berikutnya, dengan Kairo sebagai pusat kekhalifahan dibawah Fatimiyah. Dengan
berakhirnya Dinasti
Ayyubiyah
Kurdi, Mamluk, sebuah
kasta militer Turko-Sirkasia, mengambil
kontrol pada 1250 M. Pada akhir abad ke-13, Mesir menghubungkan Laut Merah, India, Malaya, dan Samudra Hindia.[3] Mereka terus memerintah negara itu sampai penaklukan Mesir oleh Turki Utsmaniyah pada 1517, yang setelahnya Mesir akan menjadi provinsi dari Kesultanan
Utsmaniyah. Sekitar 40% populasi Mesir pada pertengahan abad ke-14 terbunuh oleh Kematian Hitam.[4]
Setelah abad ke-15, invasi Utsmaniyah menekan
sistem Mesir mengalami kemunduran. Militarisasi defensif merusak masyarakat
sipil dan institusi ekonomi.[3] Melemahnya sistem ekonomi yang dikombinasikan dengan efek
dari penyakit pes yang meninggalkan Mesir yang membuat ia rentan dari invasi asing. Pedagang Portugis mengambil alih perdagangan mereka.[3] Mesir mengalami enam kelaparan antara 1687 dan 1731.[5] Kelaparan 1784 menyebabkan kerugian yang kira-kira seperenam dari
penduduknya.
e. Hasil Kebudayaan
Kebudayaan Mesir berkembang sejak 3000 SM,di Lembah
Sungai Nil
Hasil-hasil kebudayaan Mesir Kuno antara lain :
- Seni Bangunan (Arsitektur)
Dari peninggalan bangunan-bangunan yang masih
bisa disaksikan sampai sekarang menunjukkan bahwa bangsa Mesir telah memiliki
kemampuan yang menonjol di bidang matematika, geometri dan arsitektur.
Peninggalan bangunan Mesir yang terkenal
adalah piramida dan kuil yang erat kaitannya dengan kehidupan keagamaan.
- Piramida
Piramida dibangun untuk tempat pemakaman Firaun.
Tiang-tiang dan dindingnya dihiasi dengan
hiasan yang indah. Di bagian dalam terdapat lorong-lorong, lubang angin dan
ruang jenazah raja.
- Sphinx
Sphinx merupakan patung seekor singa
berkepala manusia yang didirikan di depan sebuah piramida. Sphinx merupakan
lambang kekuasaan dan pemerintahan dari seorang raja Mesir yang dimakamkan pada
piramida itu.
- Kuil
Kuil berfungsi sebagai tempat pemujaan
dewa-dewa. Kuil terbesar dan terindah adalah Kuil Karnak untuk pemujaan Dewa
Amon Ra.
Kuil Karnak panjangnya ±433 m (1300 kaki),
tiang-tiangnya setinggi 23,5 m dengan d iameter
±6,6 m (20 kaki). Tembok, tiang dan pintu gerbang dipenuhi dengan lukisan dan
tulisan yang menceritakan pemerintahan raja.
- Obelisk
Obelisk, adalah tugu-tugu yang menjulang
tinggi ke angkasa, sebagi tempat pemujaanDewa Amon-Ra (Dewa Bulan-Matahari).
- Ilmu Pengetahuan Aksara
Bangsa Mesir Kuno sudah mengenal aksara yang
merupakan aksara lambang bunyi berupa aksara gambar (pictograph) yang disebut
aksara hieroglyph (gambar/ukiran suci). Aksara tersebut ditemukan pada dinding
kuburan para penguasa di Mesir Kuno. Mungkin abjad merupakan sumbangan
masyarakat Mesir yang tidak ternilai harganya bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Jenis aksara hieroglyph merupakan bentuk
tertua, kemudian berkembang menjadi bentuk hieratis dan demotis, yang bentuknya
lebih sederhana. Bentuk hieratis digunakan oleh kaum pendeta sedangkan demotis
digunakan oleh rakyat.
- Astronomi dan Penanggalan
Pada tahun 2776 SM, masyarakat Mesir Kuno
sudah mengenal penanggalan berdasarkan sistem peredaran matahari. Perlunya
sistem penanggalan dikarenakan orang Mesir Kuno yang hidup dari pertanian, yang
pada setiap tahun harus menanggulangi banjir. Mereka membagi setahun menjadi 12
bulan dan setiap bulan terdiri dari 30 hari. Mereka juga sudah mengenal adanya
tahun kabisat.
Orang-orang Mesir juga mengenal ilmu
astronomi atau ilmu perbintangan yang berkaitan erat dengan kehidupan
pertanian. Misalnya, mereka menggunakan bintang sebagai patokan untuk
menentukan musim atau saat-saat bercocok tanam dan sebagainya.
- Ilmu Hitung
Pada awalnya masyarakat Mesir menggunakan
ilmu hitung yang sangat sederhana, khususnya penambahan dan pengurangan.
Selanjutnya, dikembangkan perkalian dan pembagian. Pengetahuan ilmu ukur
(geometri) mereka telah mencapai tingkat keahlian yang cukup mengagumkan.mereka
mampu mengukur dan menghitung luas segi tiga, segi empat, segi lima dan
seterusnya. Bahkan mampu membuat rumusan mencari diameter lingkaran. Kepandaian
mereka dapat digunakan unutk menghitung isi piramida, silinder, bahkan isi
dunia.
- Mummi
Mummi adalah jenazah yang diawetkan.
Pembuatan mummi ini didasarkan pada kepercayaan masyarakat Mesir bahwa jiwa
orang yang telah meninggal akan tetap hidup terus dan berada pada badan
jasmaninya apabila badan jasmaninya tidak rusak.
2. Kehidupan politik mesir
a. politik
Mesir
berbentuk republik sejak 18 Juni 1953, Mesir
adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia. Mohamed Hosni Mubarak telah
menjabat sebagai Presiden Mesir selama lima
periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah pembunuhan Presiden Mohammed Anwar el-Sadat. Selain
itu, ia juga pemimpin Partai Demokrat Nasional. Perdana Menteri
Mesir,
Dr. Ahmed Nazif dilantik pada 9 Juli 2004 untuk
menggantikan Dr. Atef Ebeid.
Kekuasaan di
Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara
teoritis, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun
dalam prakteknya kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih
dalam pemilu dengan kandidat tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen
multipartai.
Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan
perubahan aturan pemilihan presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk
pertama kalinya sejak 1952, rakyat
Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar berbagai kandidat.
Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan sehingga berbagai
tokoh, seperti Ayman Nour, tidak bisa
bersaing dalam pemilihan dan Mubarak pun kembali menang dalam pemilu.
Pada akhir
Januari 2011 rakyat Mesir menuntut Presiden yang sekarang Berkuasa Hosni Mubarak untuk meletakan jabatannya.
Hingga 18 hari aksi demonstrasi besar-besaran menuntut Presiden Hosni Mubarak mundur, akhirnya pada tanggal 11
Februari 2011 Hosni Mubarak resmi mengundurkan diri. Pengunduran diri Hosni
Mubarak ini disambut baik oleh rakyatnya, dan disambut baik oleh dunia
Internasional.
b.
Krisis
politik mesir
Krisis
politik di negara Mesir semakin berlarut-larut sehingga semakin menghancurkan
berbagai aspek sosial masyarakat negara Piramida itu,namun sejauh ini
Presiden Muhammad Mursi yang mendapat dukungan penuh dari kubu Muslim yang
berbasis Ikhwanul Muslimin dan Salafi itu belum tergoyahkan meskipun terus
menerus dirongrong oleh kelompok oposisi dari kubu Liberalis sekuler
dukungan barat.
Sejak lama
memang AS dan sekutunya tidak menghendaki Partai Kebebasan dan Keadilan(FJP)dan
An Nuur sayap politik Ikhwanul Muslimin dan Salafi itu berkuasa di negara
terpenting Timur Tengah itu,karena keduanya akrab dengan HAMAS dan
Republik Islam Iran serta kurang akrab dengan Zionis Israel dan AS.Paman
Sam juga sejak lama menganggap organisasi Ikhwanul Muslimin dan Salafi itu
sebagai organisasi Fundamentalis Islam,sehingga pada masa rejim Husni
Mubaraq di anggap sebagai organisasi terlarang.
Sementara AS
memasok bantuan ekonomi dan militer kepada rejim sebelumnya,asalkan bersahabat
dengan AS dan juga Israel.Sejak Presiden Mesir Anwar Sadat sampai Husni
Mubaraq,Mesir dijadikan”bomper”oleh AS dalam konteks melindungi Zionis
Israel seiring menggenjot Palestina.Revolusi Arab menghancurkan
rejim-rejim diktator mulai dari Tunisia sampai Mesir,kemudian muncullah
organisasi Ikhwanul Muslimin dan Salafi berkuasa melalui proses
suksesi yang demokratis.Akan tetapi karena berseberangan dengan
kepentingan AS dan sekutunya,maka pemerintah yang lahir secara
demokratispun tetap dimusuhi dan diupayakan untuk diruntuhkannya dengan
berbagai cara.
Proses demokrasi
di lakukan di Mesir secara tranfaran,dua tahap Pemilu dan dua tahap pula
refrendum yang selalu dimenagi oleh kubu Muslim namun pihak kubu
Liberalis sekuler dukungan Barat tetap saja tidak mengakuinya serta melancarkan
aksi-aksi anarkisme,membakar puluhan kantor-kantor Partai Kebebasan dan
Keadilan .Pihak oposisi tidak mengakui kekalahannya,dan terus menerus berupaya
untuk meruntuhkan rejim pimpinan Presiden Muhammad Mursi.Setelah menyerukan
dialog nasional dengan kelompok oposisi, serta menandatangani suatu
persetujuan “anti kekerasan”dengan pemerintah ,akan tetapi tidak lama kemudian
dilanggar pula oleh mereka.
Presiden
Muhammad Mursi memeberlakukan keadaan darurat berjanji segera
pula menyelenggarakan pemilu,namun sekali lagi kelompok oposisi tetap
saja mengacuhkannya.Lalu melalui berbagai media menyerang
pemerintah,melancarkan pemogokan kerusuhan di berbagai kota di Mesir.Sementara
AS dan sekutunya sepintas lalu seolah-olah menghormati rejim pimpinan
Mursi,tetapi disisi lain mendukung aksi-aksi kelompok oposisi melalui LSM-LSM
yang berbasis di AS hingga Pemerintah Mesir menutup beberapa LSM dan
menangkapi mereka karena dicurigai menjalankan misi mata-mata untuk kepentingan
asing.
Pemerintah
Mesir juga menangkap satiris Bassem Youssep yang didakwa menghina islam dan
juga Presiden Muhammad Mursi,yang segera mendapat kecaman dari Paman Sam .Dalam
konteks ini Jubir Kementerian Luar Negeri AS,Victoria Nuland mengatakan
bahwa penangkapan terhadap Bassem Youssep tersebut sebagai pengekangan
hak berekspresi ,sebagaimana dirilis VOA.Com hari Selasa 2 April
2013.Kritikan AS dialncarkan sehari setelah perintah penangkapan terhadap
Bassem Youssep karena mengolok-ngolok kubu Muslim dalam siaran TV
Minggu 31 Maret lalu.Kritikan tersebut diacuhkan oleh
Mesir,bahkan mereka menganggapnya dengan dukungan AS terhadap Bassem Youssep
sama saja dengan mendukung terhadap penghinaan kepada kubu
muslim.
Setelah
krisis politik berlangsung lama ,telah mengorbankan jiwa,keterpurukan ekonomi
politik dan aspek sosial lainnya bartulah kubu yang yang berseberangan
selama ini di Mesir duduk berembuk menentang kekerasan.Nmun
keduanya terkesan masih berseberangan dalam berbagai hal,terutama terkait
hasil referendum yang di menangi oleh kubu islamis. Mereka
sepakat dalam menentang kekerasan,akan tetapi soal lainnya kubu liberalis
sekuler itu masih tetap melanjutkan aksinya namun secara damai.
Pihak
Ikhawanul Muslimin yang memenangi Pemilu dan referendum Mesir menghendaki
Mesi berdasarkan syartiat Islam,sementara kubu liberlis sekuler( oposisi)
pihak yang kalah dalam pemilu dan referendum menghendaki
sebaliknya.Inilah yang memicu konflik internanal Mesir beberapa bulan terakkhir
,serta ketika Presiden Muhaamaamad Mursi mengeluarkan dkrit Presiden dan referendum
menimbulkan krisis politik semakin besar di negara Piramida
tersebut.
Presiden
Muhammad Mursi mengajak pihak oposisi untuk berdialog
secara nasional dalam konteks untuk mengakhiri krisis tersebut,tetapi
pihak oposisi masih juga menolaknya sehingga mereka
daeri kelompok liberalis sekuler terus melancarkan aksinya
yang anarkis.Hal ini semakin runyam saat supporter sepakbola Al
Masri melancarkan aksi protesnya terhadap vonis mati kepada 21
orang yang dianggap sebagai dalang kerusuhan
sepakbola Januari 2012 anatara supperter Al Masri dan Al
Ahli.Dalam kerusuhan tersebut telah menewaskan 74 orang korban
termasuk aparat keaman,sementara dalam aksi protes yang anarkis itu
pula juga menewaskan 30 orang dan ratusan lainnya mennderita
luka-luka.
Berbagai
kantor partai FJP,sayap politik Ikhwanaul Muslimin dibakar yang semakin
menambah buruhknya situasai keamanan Mesir.Beberapa kantor diplomat asing
di tutup,seperti kedutaan besar AS dan Inggris sudah ditutup sampai
batas yang tidak ditentukan terkait kerusuhan di Mesir.Setelah melihat
situasi yang semakin berbahaya itu,barulah pihak-pihak yang bertikai itu
duduk berseberangan untuk mengakhiri kekerasan di seluruh Mesir.
Daalam
kontek ini,maka dengan mengambil tempat di Universitas Al Azhar ,Mesir kedua
pihak yang bertikai selama ini bersedia mengakhiri kekerasan.Pertemuan yang di
pimpin oleh Ulama terkemuka Mesir,Syekh Ahmed Al-Thayyeb
berlangsung kamis,31 Januari 2013. Beberapa elite Ikhwanul
Muslimin juga hadir dalam pertemuan tersebut,selain itu beberapa pemimpin
dari kelompok oposisi yang selama ini turun kejalan terutama Muhammed
El Baraday (mantan Ketrua IAEA)dan Amrou Mousa (mantan Sekjen Liga
Arab),juga tokoh pemudan Mesir serta aktifisi gereja turut menghadiri
pertemuan itu.
Menurut laporan
dari Cairo.Muhammad el Baradey dan Amr Mousa ketika dicegat wartawan usai
pertemuan itu mengtakan bahwa ia optimistis bisa mengalkhiri kekerasan di
seluruh Mesir.Pertemuan tersebut berhasil menandatangani suatu
perjanjian untuk mengakhiri berbagai aksi-aksi kekerasan
dan meningkatkan saling percaya antar faksi-faksi ,serta akan
mengentaskan masalah itu melalui cara-cara damai lewat dialog
nasional.Naskah dokumen perjanjian tersebut kemudian akan diajukan kepada
Presiden Muhammad Mursi,serta juga menyerukan dibentuknya sebuah
komite untuk mengatur pembicaraan lebih lanjut.
Sekiranya
masing-masing pihak akan menaatinya,maka diperkirakan Mesir secara
bertahap akan bangkit kembali dari keterpurukannya,dan akan menjadi
negara yang berpengaruh di kawasan Timur tengah sebagaimana
pada masa-masa sebelumnya.
c.
Kekacauan Politik di Mesir
Kekacauan politik di
Mesir dirancang dalam rangka mendukung revolusi “tipuan” bentuk lain Illuminati yang bertujuan untuk mengganti
boneka yang lebih tunduk kepada tuan mereka yang berbasis di London.
Selama dekade terakhir ini, kita telah menyaksikan "revolusi" seperti
yang terjadi di Serbia, Georgia, Ukraina, Kirgistan, Mongolia dan usaha yang
gagal baru-baru ini di Birma, Iran dan Thailand.
"Hak asasi manusia" dan
"demokrasi" selalu dijadikan dalih oleh Illuminati untuk melakukan
langkah-langkah ini, tengok kembali Revolusi Perancis dan Rusia. Mereka
sebenarnya menipu dan mengambil keuntungan dari penderitaan masyarakat.
Kali ini tidak ada petunjuk skema tipuan, akan tetapi dukungan suara bulat yang diberikan oleh media massa yang dikendalikan Illuminati adalah merupakan sinyal. Anda tidak akan mendengar kejadian di Mesir hal yang sebaliknya. (Misalnya, apakah Anda tahu bahwa nasionalis yang sebenarnya telah mengambil alih pemerintah Hungaria?)
Kali ini tidak ada petunjuk skema tipuan, akan tetapi dukungan suara bulat yang diberikan oleh media massa yang dikendalikan Illuminati adalah merupakan sinyal. Anda tidak akan mendengar kejadian di Mesir hal yang sebaliknya. (Misalnya, apakah Anda tahu bahwa nasionalis yang sebenarnya telah mengambil alih pemerintah Hungaria?)
Mereka mendukung dan menggembar-gemborkan
seseorang untuk menggantikan Hosni Mubarak.
Yaitu Mohammed El Baradei, seorang Globalis yang merupakan seorang wakil dari "International Crisis Group" sebuah kelompok "independen" nirlaba yang dijalankan oleh para bankir untuk menghasut revolusi dan mengambil keuntungan dari kejadian tersebut. Sesama wakil lainnya adalah George Soros yang tidak lain merupakan orang kepercayaan Rothschild.
Yaitu Mohammed El Baradei, seorang Globalis yang merupakan seorang wakil dari "International Crisis Group" sebuah kelompok "independen" nirlaba yang dijalankan oleh para bankir untuk menghasut revolusi dan mengambil keuntungan dari kejadian tersebut. Sesama wakil lainnya adalah George Soros yang tidak lain merupakan orang kepercayaan Rothschild.
El Baradei, yang baru-baru ini
mengundurkan diri sebagai Direktur Badan Energi Atom Internasional, sedang
dipersiapkan oleh Illuminati untuk menggantikan Mubarak. (Dia dan
lembaganya memenangkan Hadiah Nobel tahun 2005.) Pada bulan April, ia
menyampaikan pidato di Harvard dan mengatakan bahwa ia sedang "mencari
pekerjaan" dan ingin menjadi seorang "agen perubahan dan advokasi
untuk demokrasi" di Mesir. Ini adalah kode untuk bos lokal dalam
tirani bankir NWO. (Barack Obama telah mengajarkan kepada kita tentang
"perubahan.")
Pada bulan Pebruari, El Baradei menjadi
bagian dari gerakan politik baru non-partai yang disebut "Asosiasi
Nasional untuk Perubahan - "National Association for Change" termasuk
pemimpin Ikhwanul Muslim Masonik yang dilarang. Ikhwanul Muslim adalah
proxy untuk Inggris MI-6 yang menyamar sebagai fundamentalis Muslim. Pada
bulan November mereka sepenuhnya dikalahkan dalam pemilihan , jadi "revolusi" tampaknya menjadi jawaban
mereka. Mubarak secara bijaksana memenjarakan pemimpin mereka.
Pada hari Kamis El Baradei kembali ke
Mesir untuk memimpin demonstrasi. Pada hari Jumat ia dan pendukungnya
menjadi sasaran semprotan kanon air dan pukulan tongkat. Hari ini ia
mengumumkan:.. "Kami sedang mencari perubahan dan rezim Presiden Mubarak
harus mengundurkan diri. Kita harus mengarahkan Mesir menjadi negara
demokratis melalui pemerintahan baru dan pemilihan demokratis yang bebas ...
Seluruh dunia harus menyadari bahwa para demonstran Mesir tidak akan pulang ke
rumah sampai tuntutan mereka direalisasikan ... Kita berbicara tentang
melengserkan kediktatoran Firaun. "
Dengan mengutip dokumen ini, Mesir telah menuduh Amerika Serikat membantu merekayasa aksi protes ini dengan melatih para "aktivis.
Adalah terlalu jauh untuk mengatakan bahwa dengan menggantikan Mubarak akan merupakan kemenangan bagi Israel dalam ekspansinya dari Sungai Nil sampai ke Eufrat? Mereka sudah menggantikannya dengan Baghdad.
Adalah terlalu jauh untuk mengatakan bahwa dengan menggantikan Mubarak akan merupakan kemenangan bagi Israel dalam ekspansinya dari Sungai Nil sampai ke Eufrat? Mereka sudah menggantikannya dengan Baghdad.
Artikel ini tidak dimaksudkan untuk
menggalang simpati bagi rezim Mubarak, akan tetapi hanya menunjukkan bahwa
kekacauan ini merupakan rekayasa Illuminati dalam upayanya memperkuat
cengkeraman mereka di Mesir. Bayangkan sebuah geng Mafia yang telah
mengambil jumlah bagian keuntungan selama beberapa dekade. Suatu hari ia
memutuskan untuk meningkatkan keuntungannya dengan mengganti pemimpinnya.
Pada saat yang sama, hal tersebut dapat membuat gejolak yang selalu memberikan
peluang baru.
BAB
III
Penutup
A.
Kesimpulan
Dari teori yang telah kami sajikan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Mesir juga merupakan Negara pertama di dunia yang
mengakui Kedaulatan Indonesia pada 17
Agustus 1945.
Mesir berbentuk republik sejak 18 Juni 1953, Mesir
adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia.
Proses
demokrasi di lakukan di Mesir secara tranfaran,dua tahap Pemilu dan dua tahap
pula refrendum yang selalu dimenagi oleh kubu Muslim namun pihak kubu
Liberalis sekuler dukungan Barat tetap saja tidak mengakuinya serta melancarkan
aksi-aksi anarkisme,membakar puluhan kantor-kantor Partai Kebebasan dan
Keadilan
Krisis
politik di negara Mesir semakin berlarut-larut sehingga semakin menghancurkan
berbagai aspek sosial masyarakat negara Piramida itu.
Secara
historis, modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari pengenalan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi Napoleon Bonaparte pada saat penaklukan Mesir
DAFTAR
PUSTAKA
Andi hendraji dan surya darmawan.2013.pengenalan kehidupan politik mesir.
Sengkang.penerbit:Hendraji andi
kekacauan-politik-di-mesir-merupakan.html.2013.kekacauan politik mesir dalam
id.wikipedia.org/wiki/.Sengkang
Mayundari Ahmad, Darmawan surya dan Hendraji andi.2013.krisis politik mesirkubu islamis liberal sepakat menentang kekerasan dalam www.kompas.com.
sindo news.2013. Mesir menjadi negara Islam dalam www.sindonws.com
Hendraji Andi dan Alim Muhammad.2013.kehidupan politik mesir dalam www.andrabigbang.blogspot.com.sengkang
Sengkang.penerbit:Hendraji andi
kekacauan-politik-di-mesir-merupakan.html.2013.kekacauan politik mesir dalam
id.wikipedia.org/wiki/.Sengkang
Mayundari Ahmad, Darmawan surya dan Hendraji andi.2013.krisis politik mesirkubu islamis liberal sepakat menentang kekerasan dalam www.kompas.com.
sindo news.2013. Mesir menjadi negara Islam dalam www.sindonws.com
Hendraji Andi dan Alim Muhammad.2013.kehidupan politik mesir dalam www.andrabigbang.blogspot.com.sengkang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar